Jro Gde Mangun : PSI Tumbuhkan Gaya Politik Bergembira di Bangli

Kita Indonesia – Bangli, Dinginnya udara Kota Bangli sore itu tidak begitu terasa. Kehadiran pengurus beberapa Partai non parlemen di Gumi Loloh Cemcem membawa kehangatan dalam suasana keakraban. Tampak beberapa pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut kedatangan kawan-kawan Partai Gelora, Partai Buruh, Partai PKN, Partai PKB dan Partai PKS.

Pertemuan lintas Partai Politik dengan agenda Buka Puasa Bersama di Warung Midori, Minggu (8/3/2026) digagas oleh Ketua PSI Bangli, Jro Gde Mangun, S.H.  Dalam sambutannya pria asal Songan, Kintamani ini menyampaikan rasa terima kasih kepada kawan-kawan Partai yang hadir pada sore itu.

“Kita bersyukur dapat berkumpul bersama  di Bulan Suci Ramadhan bagi Umat Muslim sekaligus menyambut Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu, semoga kebersamaan dalam keharmonisan ini dapat terus berlanjut,” ucap Jro Gde Mangun yang dikenal sebagai motor penggerak Yayasan Cempaka Putih.

Jro Gde Mangun, tokoh muda asal Songan Kintamani, Ketua PSI Kabupaten Bangli

Hadir pula dalam acara silaturahmi sore itu pengurus DPW Partai PSI Provinsi Bali diantaranya Komang Suarsana selaku Bendahara, Arya Budiman selaku Wakil Ketua dan Nyoman Londen selaku Wakil Ketua Bidang OKK.

“Meskipun kita berbeda warna namun tentu kita memiliki kesamaan seperti PSI yang memiliki prinsip  perjuangan dalam  melawan korupsi, melawan narkoba dan melawan KDRT. Mari perbedaan warna ini kita sambung menjadi sebuah keindahan seperti pelangi,”ungkap Komang Suarsana yang akrab dipanggil Komang Kos.

Sudut Pandang: Politik Sebagai Ruang Harmoni

Pertemuan lintas partai ini jadi contoh bahwa politik tidak harus selalu keras kepala atau penuh intrik. Justru dengan membuka ruang silaturahmi, politik bisa jadi wadah membangun keharmonisan.

Bayangkan kalau suasana seperti ini diperluas: partai-partai saling menghargai, masyarakat melihat politik sebagai ruang kebersamaan, bukan perpecahan. Politik bergembira bukan utopia, tapi bisa jadi budaya baru.

Bangli sore itu memberi pelajaran sederhana: perbedaan warna bukan alasan untuk menjauh. Justru, dengan duduk bersama, kita bisa merangkai harmoni. Politik pun terasa lebih manusiawi, lebih hangat, dan lebih membahagiakan.

Sesaat setelah Adzan Magrib berkumandang, para pengurus lintas partai se-Kabupaten Bangli melanjutkan diskusi santai sambil menikmati menu buka puasa khas Warung Midori Bangli.

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *