Kita Indonesia, Denpasar– Upaya pembinaan atlet sepak bola usia dini yang dilakukan Sekolah Sepak Bola (SSB) Denpasar United mendapat apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran SSB Denpasar United dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster, yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (15/7/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Yuanpriana Sukariadha selalu Kepala Yayasan Cahaya Bali Internusa Mandiri yang menaungi SSB Denpasar United. Turut hadir sejumlah official serta dua atlet muda binaan Denpasar United dari kategori usia U-12 dan U-13.
Audiensi tersebut menjadi momentum bagi Denpasar United untuk memperkenalkan program-program pembinaan yang selama ini dijalankan sekaligus melaporkan perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung kemajuan sepak bola usia dini di Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Yuanpriana menyampaikan bahwa Denpasar United tidak hanya berfokus pada latihan rutin, tetapi juga berupaya menyediakan ruang kompetisi yang berkelanjutan bagi para atlet muda.
Salah satu program yang baru saja sukses diselenggarakan adalah Kompetisi Sepak Bola Grassroot Dufa Cup 2026, yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Lapangan Sepak Bola Stadion Ngurah Rai, Denpasar.
Menurutnya, kompetisi usia dini menjadi sarana penting bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, serta membangun karakter sportif sejak dini.
“Mewakili panitia penyelenggara, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan dan fasilitas yang telah diberikan sehingga Dufa Cup 2026 dapat berjalan dengan baik dan sukses. Dukungan pemerintah menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan kompetisi yang berkualitas bagi anak-anak Bali,” ujar Yuanpriana.

Ia menambahkan, keberlanjutan pembinaan atlet muda tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antara komunitas olahraga, orang tua, pelatih, dan pemerintah agar lahir generasi pesepak bola Bali yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyambut baik kehadiran jajaran Denpasar United dan memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat yang secara konsisten terlibat dalam pembinaan olahraga, khususnya sepak bola usia dini.
“Kami mengapresiasi adanya inisiatif dari kelompok masyarakat terhadap pembinaan atlet muda sehingga generasi muda Bali dapat mengukir prestasi di bidang olahraga dan adanya kegiatan kompetisi membuat semakin semarak,” ujar Gubernur Koster.
Menurut Gubernur, pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini melalui program latihan yang terarah dan kompetisi yang berkesinambungan. Pemerintah Provinsi Bali, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan olahraga yang memberikan dampak positif terhadap pengembangan sumber daya manusia dan prestasi daerah.
Dukungan tersebut dinilai penting mengingat kompetisi merupakan salah satu instrumen utama untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus membentuk mental juara. Melalui semakin banyaknya turnamen dan pembinaan yang terstruktur, peluang lahirnya talenta-talenta muda Bali yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi akan semakin terbuka.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Pada akhir pertemuan, Yuanpriana Sukariadha menyerahkan cendera mata berupa jaket jersey Denpasar United yang diterima langsung oleh Gubernur Bali sebagai simbol sinergi antara pemerintah dan komunitas olahraga dalam membangun masa depan sepak bola Bali.
Pertemuan tersebut menjadi penegasan bahwa pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan dukungan berbagai pihak. Komitmen Denpasar United dalam menghadirkan program latihan dan kompetisi secara berkelanjutan, ditambah dukungan Pemerintah Provinsi Bali, diharapkan mampu melahirkan generasi atlet muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Bali di kancah nasional maupun internasional.