Kita Indonesia, Denpasar – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih, bersama Ketua dan Anggota Fraksi DPRD Bali menegaskan komitmen partai untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bali. Hal ini disampaikan dalam rapat kerja yang digelar sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan penyamaan persepsi arah pembangunan daerah, Senin (11/05/2026).

Dalam arahannya, Gde Sumarjaya yang biasa dipanggil Demer menyoroti ketimpangan pembangunan yang terlalu terpusat di Bali Selatan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dinilai tidak sejalan dengan pemerataan kesempatan kerja, sementara tekanan terhadap adat, budaya, dan lingkungan semakin meningkat.
“Pembangunan Bali tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus berlandaskan pemerataan, keadilan sosial, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan,” tegas Demer.
Moratorium Hotel di Bali Selatan
Golkar Bali mendorong kebijakan moratorium pembangunan hotel dan akomodasi pariwisata di Bali Selatan. Infrastruktur di kawasan tersebut disebut sudah mengalami over kapasitas, sementara wilayah Bali Utara, Timur, dan Barat masih tertinggal. Kajian konsultan internasional sejak lama juga telah mengingatkan tekanan pembangunan di Bali Selatan.

Pendidikan dan Pemerataan Akses
Dalam bidang pendidikan, Golkar Bali menekankan perlunya pengembangan kampus pembantu di Bali Barat dan Timur. Langkah ini diharapkan memperluas akses pendidikan, menekan biaya hidup mahasiswa, serta mengurangi urbanisasi pendidikan ke Bali Selatan. Pendidikan dipandang sebagai instrumen penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali.
Isu Tata Ruang dan Lingkungan
Ketua DPD I juga menegaskan agar Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali bekerja sesuai skala prioritas masyarakat luas. Perhatian utama mencakup perlindungan kawasan resapan, sistem subak, lahan sawah dilindungi, serta pengawasan pembangunan di kawasan Bedugul dan Danau. Pembangunan gedung tinggi dan alih fungsi lahan disebut berpotensi menghilangkan nilai budaya dan lingkungan Bali.
Peran BUMN dan Pemerintah
Golkar Bali menekankan pentingnya kehadiran negara melalui BUMN dalam proyek strategis, terutama di bidang infrastruktur, kesehatan, energi, dan ketahanan pangan. Pembangunan rumah sakit pratama di Bali Timur dan Barat dinilai mendesak agar masyarakat kecil memperoleh layanan kesehatan yang layak dan terjangkau.
Komitmen Golkar Bali
Rapat kerja menghasilkan rekomendasi agar pemerintah daerah mengevaluasi pembangunan di Bali Selatan, memperkuat kebijakan moratorium hotel, mendorong pemerataan pendidikan, serta memperkuat peran BUMN dalam pelayanan publik.
Golkar Bali menegaskan komitmennya memperjuangkan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat kecil, menjaga adat dan budaya, serta memperkuat wilayah Bali Utara, Timur, dan Barat.
