
KitaIndonesi.com, Denpasar – Pencapaian gemilang Yuli Utomo SH., MH., di kancah internasional mendapat apresiasi dari Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) dengan menyerahkan penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi dan mahasiswa teladan, Rabu (22/7/2026).
Selain berprofesi aktif sebagai seorang Advokat, Yuli Utomo juga merupakan Mahasiswa Program Doktoral (S3) Ilmu Hukum di lingkungan Pascasarjana Universitas Warmadewa.
Prosesi penyerahan penghargaan ini dilakukan langsung oleh Dekan Pascasarjana Unwar, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, SH., M.Hum., didampingi oleh jajaran pimpinan Pascasarjana.
Di antaranya Wakil Dekan I Dr. Drs. I Made Mardika, M.Si., Wakil Dekan II Dr. Ni Nengah Seri Ekayani, S.E., Ak., M.Si., CA., serta Kaprodi Doktor Ilmu Hukum Unwar, Dr. I Nyoman Gede Sugiartha, SH., MH.
Pencapaian luar biasa ini juga telah diketahui serta mendapat apresiasi penuh dari Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., dan Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
Di tengah kesibukannya menempuh studi doktoral, ia sukses mengharumkan nama almamater pada International Conference bertajuk “Future Edu 2026” yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.
Dalam konferensi bergengsi tersebut, Yuli Utomo berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yakni kategori The Best Social Media Ambassador dan The Presenter.
Lebih dari sekadar prestasi akademik, penganugerahan Mahasiswa Teladan ini diberikan karena Yuli Utomo dinilai nyata dalam menjalankan esensi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin Pengabdian Kepada Masyarakat.
Di sela kesibukan studi dan profesinya, ia juga mendedikasikan diri secara aktif melalui peran kemanusiaan sebagai President-Elect Rotary Club Bali Denpasar serta Ketua Yayasan Sole Family Bali.
Melalui yayasan tersebut, ia secara konsisten turun ke lapangan untuk membantu masyarakat Bali yang membutuhkan di sektor kesehatan, pemenuhan pendidikan anak-anak kurang beruntung, hingga penanganan isu kesehatan jiwa (mental illness).
Atas konsistensi kedermawanannya dalam berdonasi, menggalang aksi kemanusiaan, serta membantu kaum marginal tersebut, Yuli Utomo dianugerahi penghargaan prestisius yakni Major Donor dan Paul Harris Fellow langsung dari Rotary International.
Penghargaan ganda di bidang akademik internasional dan pengabdian kemanusiaan ini menegaskan sosok Yuli Utomo sebagai representasi praktisi hukum yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta menjadi bukti nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Bangga dan bersyukur banget ilmu dan kegiatan sosial yang saya lakukan diapresiasi oleh kampus, sebagai bentuk pengabdian dan pengamalan ilmu secara utuh dan nyata di masyarakat,” ucap Yuli Utomo terkait penghargaan yang dia terima. (awd)