Bebagai jenis sampah yang sebelumnya mengotori kawasan mangrove.

Jelang WWF, Sampah yang Mengotori Kawasan Mangrove Dibersihkan

Bebagai jenis sampah yang sebelumnya mengotori kawasan mangrove.

 

KitaIndonesia.Com – Tumpukan sampah yang sebelumnya mengotori perairan di sekitar hutan mangrove tampak bersih. Ini dilakukan menjelang pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua, Badung.

Pengelola Kawasan Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai I Wayan Kona Antara mengatakan, sampah merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab kerusakan lingkungan khusunya hutan mangrove.

Sampah-sampah tersebut selain berasal dari kawasan hutan, juga merupakan sampah kiriman terutama memasuki musim penghujan.

“Sering banyak sampah kiriman apalagi saat musim hujan, sehingga mencemari kawasan Kawasan Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai,” ucapnya, Rabu (8/5/2024).

Pria yang juga selaku Ketua kelompok Mina Segara Batu Lumbang menambahkan, tidak dipungkiri keberadaan hutan mangrove memberikan multifungsi bagi lingkungan di sekitarnya.

Ekosistem mangrove berperan penting dalam menyumbangkan bahan organik dari serasah yang dihasilkan dan merupakan mata rantai utama jaring-jaring makanan di ekosistem mangrove.

“Oleh karena itu kelestarian kawasan hutan harus dijaga, salah satunya dengan melakukan pemungutan sampah khususnya sampah plastik yang banyak mencemari ekosistem mangrove.

Lebih jauh dikatakan, pihaknya selaku pengelola terus berupaya sehingga kawasan tersebut agar tetap lestari, sehingga menimbulkan kesan baik bagi para delegasi WWF yang akan berkunjung.

“Kegiatan bersih-bersih perairan mangrove juga diharapkan menjadi percontohan oleh masyrakat sekitar agar ikut berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ucap Antara.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *