Sinergitas Desa Pemecutan Kaja Bersama STISPOL Wira Bhakti Peringati Bulan Bung Karno VIII 2026

Tanamkan Nasionalisme, Desa Pemecutan Kaja dan STISPOL Wira Bhakti Bersinergi Dalam Perayaan Bulan Bung Karno VIII 2026

Kita Indonesia, Denpasar, 24 Juni 2026 – Pemerintah Desa Pemecutan Kaja bersama STISPOL Wira Bhakti Denpasar menunjukkan sinergi positif dalam menyemarakkan peringatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026. Mengusung tema “Kawya Atma Kerthi: Merayakan Jiwa Perjuangan Proklamator”, rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang Juni ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi generasi muda, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, diawali pada 5 Juni 2026 dengan kerja bhakti dan penyerahan tiga paket sembako kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang bangsa. Selanjutnya, pada 23 Juni 2026 digelar Lomba Melukis Tembok Mural yang diikuti tujuh peserta, dan puncaknya pada 24 Juni 2026 dilaksanakan empat lomba yaitu Lomba Mewarnai, Lomba Melukis Pot Bunga, Lomba Pidato Bung Karno, serta Lomba Menyanyikan Lagu Tema Kebangsaan.

Ketua Panitia, I Wayan Landep

Ketua Panitia Bulan Bung Karno VIII Desa Pemecutan Kaja, I Wayan Landep, mengatakan bahwa peringatan Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator di tengah tantangan zaman saat ini.

“Jika Bung Karno dapat melihat kondisi bangsa saat ini, saya yakin beliau akan bersedih. Karena itu kita harus kembali mengingat pesan-pesan beliau tentang pentingnya menjaga budaya dan jati diri bangsa,” ujarnya.

Menurut Landep, Bung Karno selalu menekankan pentingnya menjaga identitas kebangsaan tanpa kehilangan akar budaya masing-masing daerah. Karena itu, masyarakat Bali, khususnya generasi muda, diharapkan tetap menjaga adat istiadat, tradisi, dan dresta Hindu Bali sebagai warisan leluhur yang menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan dengan penuh semangat.

“Selamat mengikuti lomba. Mudah-mudahan tahun depan hadiah yang diberikan dapat ditingkatkan sehingga semakin memotivasi generasi muda untuk berpartisipasi,” katanya.

Perbekel Desa Pemecutan Kaja, AA. Ngurah Arwatha saat memberi sambutan sekaligus membuka acara

 

Dari Kiri Ke Kanan : Dr. I Wayan Sugiartana, ST, MM, Ketua STISPOL Wira Bhakti Denpasar (berbaju merah); AA. Ngurah Arwatha, Perbekel Desa Pemecutan Kaja (Berpeci hitam); Pemenang Juara I Lomba Menyanyi

Sementara itu, Perbekel Desa Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwatha, menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, dimulai dari lingkungan terkecil yaitu desa.

“Kalau dulu para pahlawan berjuang dengan bambu runcing, sekarang tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan membangun negeri mulai dari desa. Semangat patriotisme dan nasionalisme itu harus terus kita tumbuhkan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Desa Pemecutan Kaja,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan berbagai lomba tersebut, Pemerintah Desa Pemecutan Kaja menggandeng STISPOL Wira Bhakti Denpasar sebagai mitra akademik. Kampus yang dikenal sebagai Kampus Perjuangan tersebut menerjunkan tim dosen pengajar sebagai dewan juri pada seluruh kategori perlombaan yang dipimpin langsung oleh Ketua STISPOL Wira Bhakti Denpasar, Dr. I Wayan Sugiartana, S.T., M.M.

Ketua STISPOL Wira Bhakti Denpasar, Dr. I Wayan Sugiartana, S.T., M.M.

Dr. I Wayan Sugiartana menyampaikan bahwa keterlibatan STISPOL Wira Bhakti dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai kebangsaan.

“Kami merasa sangat berterima kasih dapat dilibatkan dalam kegiatan Bulan Bung Karno VIII di Desa Pemecutan Kaja. Peringatan Hari Lahir sang Proklamator yang diisi dengan berbagai lomba dan melibatkan generasi muda ini sangat sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Kampus Veteran STISPOL Wira Bhakti. Melalui kegiatan seperti ini, semangat nasionalisme, kepemimpinan, kreativitas, dan kecintaan terhadap bangsa dapat terus ditanamkan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Perbekel Desa Pemecutan Kaja, AA Ngr Arwatha, juga menyampaikan apresiasi khusus kepada STISPOL Wira Bhakti Denpasar yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi STISPOL Wira Bhakti Denpasar yang telah berkenan terlibat sebagai dewan juri dalam setiap perlombaan yang kami selenggarakan. Kehadiran para akademisi tentu memberikan nilai tambah dan kualitas dalam proses penilaian. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja samanya,” ungkapnya.

Kolaborasi antara Pemerintah Desa Pemecutan Kaja dan STISPOL Wira Bhakti Denpasar ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah desa dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda. Melalui peringatan Bulan Bung Karno VIII, semangat perjuangan, nasionalisme, kreativitas, dan pelestarian budaya diharapkan terus tumbuh sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berakar kuat pada nilai-nilai luhur Indonesia.

Dokumentasi lainnya dapat di klik disini

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *