Imigrasi Bali rilis hasil patroli keimigrasian. (FOTO : Ist)

Gelar Patroli, Imigrasi Bali Amankan 62 WNA Nakal

Imigrasi Bali rilis hasil patroli keimigrasian. (FOTO : Ist)

Kita Indonesia, Denpasar – Petugas Imigrasi Bali menjaring sebanyak 62 orang warga negara asing (WNA) lantaran terdeteksi melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian di wilayah Bali.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna menjelaskan, puluhan warga asing tersebut diamankan saat menggelar Patroli Keimigrasian Dharma Dewata.

“Saat ini, para WNA yang terjaring tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik keimigrasian. Sanksi administratif berat telah dipersiapkan, mulai dari pendetensian, pendeportasian, hingga penangkalan masuk kembali ke wilayah Indonesia dalam jangka waktu tertentu,” ucapnya, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, patroli menyasar titik rawan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Denpasar, dan Singaraja dengan fokus sasaran meliputi pengawasan terhadap WNA yang melampaui batas izin tinggal (overstay).

Pemberian data palsu untuk perolehan visa, hingga perlindungan izin tinggal untuk aktivitas ilegal seperti bekerja tanpa izin, keterlibatan dalam investasi fiktif, serta gangguan keamanan dan perlindungan masyarakat lainnya.

Patroli Dharma Dewata adalah komitmen Imigrasi Bali untuk memastikan bahwa hanya orang asing yang memberikan manfaat dan menghormati nilai-nilai lokal yang diizinkan tinggal dan menetap.

Di mana keberadaan orang asing yang bekerja secara ilegal harus ditindak untuk menjaga ekosistem perekonomian warga setempat dan iklim investasi yang sehat.

Ia melanjutkan, upaya ini merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap marwah pariwisata di Provinsi Bali. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk menjaga stabilitas keamanan.

“Dalam pelaksanaan patroli, petugas di lapangan telah kami instruksikan untuk bertindak secara persuasif dengan mengedepankan profesionalitas,” ujarnya. (awd)

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *