WN Italia dideportasi karena melawan polisi. (FOTO : Ist)

Ngamuk ke Polisi saat Ditilang, WN Italia Dideportasi

WN Italia dideportasi karena melawan polisi. (FOTO : Ist)

Kita Indonesia, Badung – Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial GI (24) yang sebelumnya melawan petugas kepolisian saat akan ditilang dideportasi dari Bali.

GI dideportasi dari wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan maskapai Qatar Airways (QR963) tujuan Doha, Selasa (28/4/2026).

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan mengatakan, berdasarkan data perlintasan, GI masuk Indonesia pada 8 April 2026 dengan menggunakan Visa Kunjungan.

“Yang bersangkutan masuk Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dan saat kejadian, ia memiliki Izin Tinggal Kunjungan (ITK) yang berlaku hingga 7 Juni 2026,” tuturnya, Rabu (29/4/2026).

Dirinya menegaskan bahwa tindakan cepat yang dilakukan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang solid antar penegak hukum.

Di mana sinergi yang terjalin dengan sangat baik antara jajaran Imigrasi Ngurah Rai dan Polresta Denpasar, memastikan penanganan kasus ini berjalan efektif dan efisien.

“Kami langsung menindaklanjuti penyerahan yang bersangkutan dengan pemeriksaan intensif. Deportasi ini adalah wujud nyata bahwa kami tidak memberi ruang bagi pelanggaran hukum sekecil apa pun oleh warga negara asing di wilayah kedaulatan kita,” ujar Bugie.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, GI mengakui seluruh kejadian sesuai fakta yang ada. Ia telah melanggar ketentuan Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Yakni melakukan kegiatan yang membahayakan keamanan dan ketertiban umum serta tidak menghormati peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Atas dasar itu, kami memberikan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi dan mengusulkan nama yang bersangkutan masuk dalam daftar penangkalan,” kata Bugie. (awd)

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *